Home » Codeigniter 4 » Tutorial Codeigniter 4 #3: Codeigniter Environment

Tutorial Codeigniter 4 #3: Codeigniter Environment

Published by Ade Kurniawan on

Codeigniter environment digunakan untuk menyimpan data konfigurasi di satu file. Environment codeigniter memiliki persamaan fungsi dengan file yang dijalankan pada file – file yang berada di application/config dan kebutuhan akan environment dibuat sendiri oleh programmer untuk mengakomodir kebutuhan file-file config seperti baseurl, database di satu file.

Codeigniter 4 menyediakan env untuk dijadikan environment yang terdapat pada menu root project.

Langkah Setting Environment codeigniter 4

Mengaktifkan environement codeigniter 4

Secara default project codeigniter 4 yang telah di download belum mengaktifkan environtemnt file.

Untuk mengaktifkan environment file, silahkan buka file env pada project.

env codeigniter

Rename filenya menjadi .env

mengaktifkan environmnet

Terlihat gambar di atas icon env berubah menjadi icon setting setelah di ubah menjadi .env.

Silahkan penggantian dilakukan dengan cara mencopy file terlebih dahulu dan file copy yang dei rename menjadi .env. Dengan hal ini kita masih memiliki file default yang dapat dilihat nanti jika ingin mengembalikan file env ke bentuk semula.

Hal yang dapat di setting di environment codeigniter 4.

CI_ENVIRONMENT

Hal penting yang perlu dilakukan setelah instalasi codeigniter 4 adalah mensetting jenis CI_ENVIRONMENT.

Terdapat tiga mode CI_ENVIRONMENT  codeigniter 4

Development

Penggunaan mode environment ini ditujukan untuk pengembang.

Menggunakan environment development ini memungkinkan pengembang melihat error output. Sebagai programmer tentu dalam membuat aplikasi kita membutuhkan error output untuk melihat dimana kesalahan penulisan script yang dibuat.

Production

Mode production menampilkan aplikasi tanpa error output. Jika app telah selesai dan untuk digunakan oleh user sebaiknya menggunakan mode production.

Testing

Mode ini digunakan untuk test.

APP

Di  environment bagian app kita dapat setting app base url aplikasi yang dikembangkan. Sebelumnya untuk membuat setting base_url di set pada application/config. Saat ini juga dapat melakukan set base_url di app/config namun jika base_url juga di set pada environment maka yang dipakai sebagai base_url adalah base url yang terdapat pada environment.

DATABASE

Menggunakan environment juga dapat melakukan set terhadap config database. Meskipun setting untuk database juga terdapat pada app/config. Set database di environment akan digunakan jika telah di set. Config database di environment dapat diisi dalam bentuk default dan test.

Cara Setting Environment Codeigniter 4

Setelah memahami cara mengaktifkan dan hal apa saja yang dapat di setting di environment codeigniter 4 selanjutnya kita lakukan perurbahan terhadap file .env untuk mengetahui fungsi dari perubahan yang dilakukan.

Mengubah jenis CI_ENVIRONMENT dari production ke development

Buka file .env cari tulisan berikut:

# CI_ENVIRONMENT = production

Hilangkan tanda # dan ubah menjadi development

CI_ENVIRONMENT = development

Kegunaan Mengubah Environment

                Setelah mengubah mode environment dari production ke development kita dapat menampilkan error output codeigniter 4.

Untuk menguji error output tambahkan method pada controller home  (app/controller/home) sebagai berikut :

<?php namespace App\Controllers;

class Home extends BaseController
{
    public function index()
    {
        return view('welcome_message');
    }

    public function tes(){
        echo '<h1>ini adalah halaman test</h1>';
    }

    //--------------------------------------------------------------------

}

Kemudian test error dengan menghilangkan “;” pada method tes

Hasil test running http://localhost:8080/home/tes  jika CI_ENVIRONMENT = production

environment mode production

Kemudian ubah CI_ENVIRONMENT = development

Jalankan lagi http://localhost:8080/home/tes  pada browser

Maka hasil running menjadi seperti gambar di bawah ini:

environmnet mode development

Gambar error di atas memberikan pesan

syntax error, unexpected ‘}’, expecting ‘,’ or ‘;’

Dengan menggunakan environment development kita dapat melihat error output seperti di atas.

Kelebihan menggunakan environment

Memudahkan bekerja dengan tim

Dalam pengembangan sebuah aplikasi dibutuhkan configurasi terhadap database, base_url dan lainnya baik dalam bentuk local server maupun online server. Menggunakan environment dapat memudahkan dalam configurasi tersebut.

Aplikasi yang dikembangkan tentu memiliki tahapan dan akan sangat merepotkan jika testing local dan online harus merubah config berkali kali.  Dengan menggunakan environment pekerjaan ini dapat berkurang.

Environment yang telah dibuat dapat digunakan bersama jika bekerja dalam tim.


0 Comments

Leave a Reply

Avatar placeholder

Your email address will not be published. Required fields are marked *