Home » PHP » Contoh dan Macam Penggunaan Fungsi di PHP

Contoh dan Macam Penggunaan Fungsi di PHP

Published by Ade Kurniawan on

membuat function di php

Pengertian Fungsi

Fungsi adalah blok kode yang digunakan untuk melakukan sebuah tugas. Dengan membuat fungsi kode yang sebelumnya ditulis berulang-ulang dapat ditulis sekali saja. Contoh penggunaan fungsi di php dapat seperti berikut:

Contoh fungsi menampilkan selisih 2 bilangan

<?php
function selisih ($bil1, $bil2){
    if ($bil1 > $bil2) $hasil = $bil1 - $bil2;
    else $hasil = $bil2 - $bil1;
    return $hasil;
}

echo selisih(30,50);
?>

output

20

Setiap ingin menghitung sebuah selisih maka cukup dengan menuliskan selisih() seperti yang terlihat pada contoh script di atas.

Jenis – Jenis Fungsi di PHP

Jenis fungsi di php terdiri atas fungsi Built-in (Built-in Function) dan Fungsi yang dibuat oleh user(User Defined Function).

1. Built-in Function

Fungsi built adalah fungsi yang telah disediakan oleh php. Pengguna dapat langsung menggunakan fungsi ini.

Contoh fungsi built-in php

Contoh 1 strtolower() strtoupper

Fungsi ini digunakan untuk mengubah semua huruf menjadi huruf kecil / huruf besar seperti di bawah ini :

<?php
$string ="Situs Belajar PHP indonetsource";
echo strtolower($string)."<br>";
echo strtoupper($string);

?>
contoh fungsi strtolower dan strtoupper
contoh fungsi strtolower dan strtoupper

strtolower() dan strtoupper() merupakan contoh fungsi yang yang telah ada (Built-in) di php. Sehingga dapat langsung digunakan oleh prorammer tanpa harus mendefinisikannya terlebih dahulu.

Contoh 2 date

Fungsi ini digunakan untuk menampilkan tanggal dan waktu

contoh penggunaan

<?php
$date1 = date('d-F-Y');
$date2 = date('d-F-Y h:i:s');
echo $date1."<br>";
echo $date2;
?>

Output

Fungsi Date php
Fungsi Date php

date() salah satu fungsi yang telah di sediakan oleh php. Kegunaannya adalah untuk menampilkan tanggal dan waktu seperti gambar fungsi date php di atas.

Macam – macam fungsi lainnya pada php yang sering digunakan

Nama FungsiKegunaan  
str_replace()Mengganti String
explode()Memecah String
implode()Mengabungkan Array menjadi string
In_array()Melakukan cek nilai array
count()Menghitung array
strtolower()Mengubah string menjadi huruf kecil
strtoupper()Mengubah string menjadi huruf besar
array_map()Melakukan modifikasi array
array_push()Menambahkan element array
print_r()Mencetak array
var_dump()Menampilkan array dengan struktur
json_encode()Mengubah array menjadi json
json_decode()Mengubah json menjadi array

Itulah beberapa fungsi built-in yang sering digunakan di php

2. Fungsi Didefinisikan Pengguna (User Defined Function)

User Defined Function (UDF) adalah fungsi yang dibuat sendiri oleh user atau programmer. UDF dibuat untuk keperluan tertentu oleh programmer karena fungsi php yang ada (built-in) tidak memiliki fungsi tersebut.

Fungsi ini boleh di tempatkan dimana saja pada sebuah file. kita dapat membuat sebuah file yang berisi fungsi-fungsi dan kemudian file tersebut dipanggil untuk digunakan fungsi yang ada di dalamnya. Kita juga bisa menempatkan di bagian atas file php yang dibuat dan berdampingan dengan script html.

Syntax penggunaan fungsi

function nama_fungsi () {
    kode yang akan dieksekus
}

Keterangan

  • Nama fungsi udf yang dibuat tidak boleh sama dengan nama fungsi Built_in.
  • tanda () dapat diisi parameter yang akan dieksekusi pada fungsi udf yang dibuat
  • fungsi udf yang telah dibuat dapat digunakan berkali-kali dengan cara memanggil fungsi tersebut.

Contoh penggunaan fungsi udf php

1. Menambahkan Rp di awal angka

<?php
function rp($jumlah) {
    echo "Rp.".$jumlah;
}
rp(1000);
?>
fungsi format rupiah
fungsi format rupiah

2. perkalian 2 bilangan

<?php
function perkalian($angka1,$angka2) {
    echo $angka1*$angka2;
}
perkalian(10,20);
?>
fungsi perkalian
fungsi perkalian

0 Comments

Leave a Reply

Avatar placeholder

Your email address will not be published. Required fields are marked *